Formatsurat kuasa tergugat dalam gugatan perceraian bagi. Alasan yang dapat digunakan dalam mengajukan gugatat/permohonan cerai di pengadilan negeri 30/07/2019. Surat Kuasa Di Pengadilan Negeri. Format surat kuasa penggugat dalam gugatan perceraian di pengadilan agama bagi agama islam 04/08/2019 Format surat kuasa tergugat dalam gugatan
Formatcontoh surat gugatan pengadilan negeri yang baik 2019. Pemohon harus membuat surat permohonan yang ditujukan kepada ketua pengadilan negeri. Contoh surat gugatan perceraian di pengadilan negeri. Menyambung sebelumnya tentang surat kuasa yang membutuhkan surat penetapan dari pengadilan berikut bisa anda download suratnya. Cara
ProsedurTata Cara Perceraian. Gugatan Cerai Surat Pemberitahuan Cerai Pengadilan Diajukan Dilakukan sidang Memanggil pengirim di KUA maka perceraian diajukan ke Pengadilan Agama tetapi jika pencatatan dilakukan di catatan sipil maka pengajuan cerai diajukan di Pengadilan Negeri. Gugatan cerai atau surat pemberitahuan cerai diajukan ke
Mengajukansurat permohonan pemohon yang ditujukan kepada ketua pengadilan agama. Format surat gugatan cerai dan permohonan prodeo. Pembuktian dengan mengajukan alat bukti berupa alat bukti formil yang . Surat keterangan perceraian adalah bukti pencatatan perceraian wni di luar negeri yang dikeluarkan oleh perwakilan republik indonesia di
Contohsurat gugatan cerai agama kristen perlu dipahami terlebih dahulu sebelum melakukan gugatan cerai ke pengadilan negeri.melalui contoh tersebut, anda bisa mendapatkan pedoman yang tepat tentang tata cara membuat gugatan. Dengan menyertakan surat gugatan cerai maka pengadilan akan memutuskan agar sah di mata hukum. Format cerai gugat
Pahamitentang pengertian surat cerai, gugatan cerai, pernyataan cerai, dan surat talak, serta contohnya di sini. Beli Disewa Properti Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri Kotamobagu mengirimkan sehelai turunan resmi putusan perceraian tersebut yang telah berkekuatan hukum tetap kepada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan
PLWGyq. August 16, 2022 151 pm . 9 min read Ingin membuat surat gugatan tapi tidak tahu contoh dan bentuknya? Ini adalah panduan membuat surat gugatan dan juga contoh surat gugatan pengadilan dan juga surat gugatan cerai. Kamu bisa lihat contoh ini untuk membuat surat gugatan dengan mudah. Kamu juga bisa mengikuti panduan lengkapnya di sini. Apa Itu Surat Gugatan? Surat gugatan merupakan surat yang berisi tuntutan hak dalam permasalahan perdata yang di dalamnya mengandung sengketa sebagai landasan dasar pemeriksaan perkara. Surat gugatan dibuat dengan menggunakan format khusus dan baku. Isinya menjelaskan kepentingan hak dan kewajiban penuntut dan yang dituntut. Surat gugatan termasuk jenis surat resmi yang tidak bisa dibuat sembarangan. Isinya harus dibuat dengan baik dan bisa dipahami dengan mudah. Karena surat ini akan diajukan kepada ketua kepala pengadilan negeri yang dikirim oleh pihak penggugat. Format Surat Gugatan Seperti yang disebutkan di atas bahwa surat gugatan dibuat dengan menggunakan format baku dan khusus. Pembuatnya pun merupakan orang yang memang punya kepentingan. Adapun format penulisan surat gugatan, di antaranya adalah seperti berikut Tempat dan tanggal penerbitan surat Perihal Tujuan surat gugatan ketua pengadilan negeriSalam pembuka Identitas pembuat surat gugatanNama kuasa hukum Maksud dan tujuan Dasar dan alasan penggugatan Tentang penundaan Salam penutupTanda tangan Catatan Apabila Penggugat Prinsipal lebih dari satu orang, agar ditulis secara berurut, kemudian terlebih dahulu ditambahkan keterangan sebagai Penggugat I, kemudian lanjutkan ke identitas penggugat prinsipal berikutnya. Kamu bisa unduh contoh format surat gugatan nya di link berikut Contoh Surat Gugatan Agar kamu lebih mudah memahami surat gugatan, berikut ini saya tuliskan contoh surat gugatan. 1. Contoh Surat Gugatan Pengadilan Berikut adalah contoh surat gugatan pengadilan Nomor Perihal Jayapura,……………. Tanggal/Bulan/Tahun Gugatan Tata Usaha Negara Kepada Yth, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura Jalan Raya Sentani — Waena, Distrik Heram Di – Kota Jayapura Dengan hormat, Yang bertanda tangan di bawah untuk kepentingan dan atas nama untul i‹ ingan Nama Kewarganegaraan Tempat tinggal Pekejaan Alamat eleMronik/email. Yang bertanda tangan di bawah untuk kepentingan dan atas nama untuk Base.. H ….. Nama PT. MITRA AGUNG/CV. MITRA AGUNG Tempat Kedudukan Jalan ……… Alamat eiektronik/email . Dalam hal ini diwakili Nama Kewarganegaraan Tempat tinggal Pekerjaan Direktu Utama PT. MITRA AGUNG/CV. MITRA AGUNG Dalam sengketa ini memberikan kuasa kepada FULAN, H., FULANTO, H. FULANI, H*! Kesemuanya berkewarganegaraan Indonesia, pekerjaan Advokat dan Asisten Advokat”! pada Kantor Advokat dan Konsultan Humum ” ….. …… & Rekan” beralamat di JI. ………. Kelurahan……. Kecamatan/Distrik……….Kabupaten/Kota………… Provinsi.,……. , berdasarkan surat kuasa khusus Nomor …….., tertanggal ………, alamat elektronik….. . Selanjutnya disebut sebagai……………………….. PENGGUGAT/PARA PENGGUGAT; Mengajukan Gugatan Tata Usaha Negara Terhadap GUBERNUR/BUPATl/WALIKOTA/KEPALA…………. berkedudukan di Jalan………,RT/RW….Kelurahan…….Kecamatan/Distrik…….Kabupaten/Kota…….Provinsi…….,alamat elektronik ……. Selanjutnya disebut sebagai…………………… TERGUGAT Oblek Sengketa Bahwa yang menjadi Objek Sengketa dalam perkara a quo adalah…………. sesuai Pasal 1 angka 9 UU No. 51 Tahun 2009. Tenasans Waktu Guqatan Bahwa Objek Sengketa diterbitkan oleh Tergugat ….. – Bahwa Objek Sengketa tersebut diterima /diketahui Penggugat pada tanggal… Bahwa atas terbitnya objek sengketa tersebut Penggugat telah mengajukan keberatan kepada Gubernur/bupati/WaIikota/Kepala ………. melalui surat Penggugat Nomor …… tanggal ……., dan diterima oleh Tergugat tertanggal ………. sebagaimana dijelaskan dalam pasal 1 angka 7 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan Setelah Menempuh Upaya Administratif, yang berbunyi “upaya administratif adalah proses penyelesaian sengketa yang dilakukan dalam lingkungan administrasi pemerintahan sebagai akibat dikeluarkan keputusan dan/atau tindakan yang merugikan; Bahwa setelah lewat 10 sepuluh hari kerja menerima keberatan Penggugat dan 5 lima hari kerja untuk menanggapi keberatan tersebut atau setidak-tidaknya sampai gugatan ini didaftarkan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura, Tergugat tidak menanggapi keberatan dari Penggugat; Bahwa gugatan a quo diajukan pada tanggal …… , sehingga gugatan a quo diajukan masih dalam tenggang waktu untuk mengajukan gugatan, sebagaimana dalam Pasal 5 ayat 1 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan Setelah Menempuh Upaya Administratif; Kepentingan Pensqugat Yann Diruqikan Bahwa sebagaimana ketentuan dalam Pasal 53 ayat 1 Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009, yang menyatakan bahwa ”Orang atau badan hukum perdata yang merasa kepentingannya dirugikan o/ed suatu Keputusan Tata Usaha Negara dapat mengajukan gugatan tertulis kepada pengadilan yang berwenang yang berisi tuntutan agar Keputusan Tata Usaha Negara yang disengketakan itu dinyatakan batal atau tidak sah, dengan atau tanpa disedai tuntutan ganti rugi dan/atau direhabilitasi; Bahwa Penggugat merasa dirugikan atas terbitnya obyek sengketa, yang terangkan berikut diuraikan secara riil kerugian yang dialami oleh Penggugat akibat terbitnya IV. Rewenanqan Penqadilan Tata Usaha Neeara Bahwa objek sengketa yang diterbitkan oleh Tergugat telah memenuhi ketentuan dalam Pasal 1 angka 9 Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 yang menyatakan “Keputusan Tata Usaha Negara adalah suatu penetapan tedulis yang dikeluarkan oleh badan atau pejabat tata usaha negara yang berisi tindakan hukum yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bersifat konkret, individual, dan final, yang membawa akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata” rupakan tindakan hukum, bersifat konkrit, individual, dan final, serta menimbulkan akibat hukum; – Diuraikan dengan jelas makna dari Penetapan tertulis; Berisi tindakan hukum; Bersifat konkrit; Individual; Final; – Menimbulkan akibat hukum bagi Penggugat; Berdasarkan uraian tersebut diatas objek sengketa a quo ….. merupakan kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara….. untuk memeriksa, memutus dan menyelesaikan sengketa a quo; Posita/Alasan Gugatan diuraikan Kronologis gugatan/siapa penggugat…., apa hubungan hukum dengan objek sengketa; Yang telah dimuat dalam romawi II, III dan IV tidak perlu dimuat iagi dalam posita; Diuraikan dengan jelas peraturan yang dilanggar oleh Tergugat dalam menerbitkan objek sengketa UU No….tahun… …, Pasal… bunyinya… kaitkan dengan penerbitan objek sengketa/jelaskan yang dilanggar…. Bila ada peraturan sektoral yang dilanggar oleh Tergugat dalam menerbitkan objek sengketa Peraturan Menteri…/Pergub…/Perda. diuraikan seperti diatas; Danlatau Melanggar Asas-asas umum pemerintahan yang baik, merujuk UU No 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme cukup dipilih 2 atau 3 asas yang dilanggar oleh Tergugat dalam menerbitkan objek sengketa dij“eIaskan makna asasnya, kemudian diuraikan yang pelanggaran yang dilakukan o/ed Tergugat Permohonan Penundaan hila ada Bahwa dalam Pasal 67 ayat 2, 3 dan 4 UU No. S Tahun 1986, menegaskan bahwa Penggugat diberikan hak untuk mengajukan permohonan penundaan pelaksanaan KTUN Objek Sengketa schorsing selama proses pemeriksaan di pengadilan bejalan sampai dengan adanya putusan mempunyai kekuatan hukum tetap Diuraikan dengan jelas kepentingan yang mendesak bagi Penggugat tersebut apa; Pet“ñum/Tuntutan Dalam Permohonan Mengabulkan permohonan penundaan yang diajukan PENGGUGAT tersebut; Memerintahkan TERGUGAT untuk menunda daya berlakunya KTUN Objek Sengketa sampai dengan adanya Putusan Pengadilan berkuatan hukum tetap; Dalam Pokok Perkara Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya; Menyatakan batal atau tidak sah KTUN ……………copy dari objek sengketa/romawi I; Mewajibkan kepada Tergugat untuk mencabut KTUN …………… copy dari objek sengketa/romawi I; Mewajibkan kepada Tergugat untuk menerbitkan keputusan …. ; Mewajibkan kepada Tergugat untuk merehabilitasi hak dan kedudukan Penggugat seperti semula bila objek sengketa “Kepegawaian”; Menghukum Tergugat untuk membayar segala iaya yang timbul dalam perkara Jika Pengadilan/Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya ex aequo et bono. Hormat Kami, Penggugat/Kuasa Hukum Penggugat, Catatan Petitum Dalam Permohonan bila ada; Dalam Pokok Perkara, angka 4 dan 5 disesuaikan dengan objek sengketa; Kamu bisa unduh file contoh surat gugatan tersebut di link berikut 2. Contoh Surat Gugatan Cerai Berikut ini adalah contoh surat gugatan cerai Perihal Cerai GugatPurwakarta, …………………………Kepada Yang Terhormat,Ketua Pengadilan Agama PurwakartaDiJl. Ir. H. Juanda No. 03P u r w a k a r t a. Assalamu’alaikum wr. hormat, bersama ini saya Nama Binti Nama, umur … tahun, agama Islam, Pendidikan …, pekerjaan …, tempattinggal di Kampung …, Jalan…, Gang …, RT…. RW….,Kelurahan/Desa …, Kecamatan …, Kabupaten …, sebagai Penggugat; Hendak mengajukan Cerai Gugat terhadap suami saya bernamaNama Bin Nama, umur … tahun, agama Islam, Pendidikan …, pekerjaan …, tempattinggal di Kampung …, Jalan…, Gang …, RT…. RW….,Kelurahan/Desa …, Kecamatan …, Kabupaten …, sebagai Tergugat;Adapun alasan-alasan Penggugat dalam mengajukan Cerai Gugat adalahsebagai berikut1. Bahwa Penggugat saat ini bertempat tinggal di Kampung …, Jalan…, Gang …,RT…. RW…., Kelurahan/Desa …, Kecamatan …, Kabupaten …, sebagaimanaternyata dari Kartu Tanda Penduduk atas nama Penggugat dengan NIK……………………. tertanggal …………….. yang diterbitkan oleh Kepala DinasKependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten ………….;2. Bahwa pada tanggal ………………, Penggugat dengan Tergugat melangsungkanpernikahan di Wilayah Hukum Kecamatan …………, Kabupaten ……….sebagaimana ternyata dari Buku Kutipan Akta Nikah yang dikeluarkan olehPegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan ………, Kabupaten…….., Nomor ………. tertanggal …….;3. Bahwa setelah menikah Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal diKampung …, Jalan…, Gang …, RT…. RW…., Kelurahan/Desa …, Kecamatan …,Kabupaten …, dan telah bergaul baik selayaknya suami istri, dan dikaruniai …….orang anak bernama 1. ……………….. Tempat, Tanggal Lahir / umur;2. ………………. Tempat, Tanggal Lahir / umur; 4. Bahwa, rumah tangga Penggugat dan Tergugat awalnya bahagia dan sejahtera,namun sejak bulan ………. tahun ………. sering terjadi perselisihan danpertengkaran yang di sebabkan antara lain– ………………………;– ………………………;– ………………………;5. Bahwa puncak pertengkaran Penggugat dan Tergugat terjadi pada tanggal ……bulan ….. Tahun ….., yang akibatnya ……………………… sehingga antaraPenggugat dan Tergugat sudah pisah rumah dan sampai sekarang tidak pernahbersatu lagi;6. Bahwa dengan adanya kejadian tersebut Penggugat tetap bersabar, dan sudahdilakukan upaya musyawarah antara Penggugat dan Tergugat beserta keluargaPenggugat dan Tergugat, namun hasilnya tetap nihil dan Tergugat tidak maumerubah sikap. Oleh karena rumah tangga Penggugat dengan Tergugat sudahtidak ada ketentraman dan keharmonisan maka Penggugat mengambil sikapdan keputusan untuk bercerai dengan Tergugat, karena sudah tidak sangguplagi untuk tetap mempertahankan mahligai rumah tangga dengan Tergugat; 7. Bahwa tujuan perkawinan sebagaimana yang dikehendaki oleh Pasal 1 Undang-Undang Perkawinan Tahun 1974 dan Pasal 3 Kompilasi Hukum Islam yaitu untuk membentuk rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah Warohmah, tidakdapat diwujudkan, sehingga apabila tetap dipertahankan akan menimbulkankemadlorotan yang berkepanjangan, oleh karenanya lebih baik bercerai sajadengan Bahwa untuk memenuhi ketentuan Pasal 84 Undang-undang Nomor 7 Tahun1989 Tentang Peradilan Agama, Panitera Pengadilan Agama …………. patutdiperintahkan untuk mengirimkan salinan putusan ini setelah mempunyaikekuatan hukum yang tetap kepada Pegawai Pencatat Nikah Kantor UrusanAgama Kecamatan …………, Kabupaten …………… untuk dicatat dalam registeryang telah disediakan untuk itu;9. Bahwa Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkaraini;Berdasarkan uraian tersebut diatas, Penggugat mohon kepada KetuaPengadilan Agama Purwakarta untuk memeriksa perkara ini, dan menjatuhkanputusan sebagai berikut PRIMAIR1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat;2. Menjatuhkan talak satu bain sugra dari Tergugat Nama Bin Nama terhadapPenggugat Nama Binti Nama; 3. Menetapkan biaya perkara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; SUBSIDAIR Jika Pengadilan Agama Purwakarta berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya Ex Aequo et Bono; Demikian atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat menyampaikan terimakasih; Wassalamu’alaikum wr. Penggugat, Nama Binti Nama Kamu bisa unduh file contoh surat gugatan cerai di link berikut Akhir Kata Nah itulah 2 contoh surat gugatan pengadilan dan juga contoh surat gugatan cerai yang bisa kamu lihat. Kamu bisa gunakan contoh ini untuk buat surat gugatan sesuai dengan kebutuhan.
FORMAT SURAT GUGATAN CERAI Diketik ulang rangkap 7 Tidak boleh ada . . . . . . . Depok, ........................................ Hal Gugatan Cerai Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama Kelas IB Depok Assalamu'alaikum wr. wb. Kami yang bertanda tangan di bawah ini Nama ...................................................................................................... Umur ...................................................................................................... Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ...................................................................................................... ...................................................................................................... ...................................................................................................... Selanjutnya si sebut sebagai Penggugat Dengan hormat, Penggugat mengajukan permohonan cerai talak berlawanan dengan Nama ...................................................................................................... Umur ...................................................................................................... Agama ...................................................................................................... Pekerjaan ...................................................................................................... Tempat kediaman di ...................................................................................................... ...................................................................................................... Selanjutnya sebagai Tergugat; Adapun alasan/dalil - dalil permohonan Penggugat sebagai berikut 1. Bahwa Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang melangsungkan pernikahan pada tanggal ......................................, dan dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan .................................. sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor ............................................ tanggal .................................................... 2. Bahwa, sesaat setelah akad nikah Tergugat mengucapkan sighat taklik talak talak bersyarat terhadap Penggugat yang bunyinya sebagaimana tercantum di dalam Buku Kutipan Akta Nikah tersebut ; 3. Bahwa setelah pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal di ………………………………………………… kemudian pindah di ………………………………………………………………….. selama ….tahun … bulan dan selama pernikahan tersebut Penggugat dengan Tergugat telah rukun baik sebagaimana layaknya suami istri dan telah di karena ....... anak masing masing bernama a ............................................................... lahir tanggal ...................................................... b ............................................................... lahir tanggal ...................................................... c ............................................................... lahir tanggal ...................................................... d ............................................................... lahir tanggal ...................................................... Ke .... anak tersebut dalam asuhan ................................................................................ 4. Bahwa pada mulanya rumah tangga Penggugat dan Tergugat dalam keadaan rukun namun sejak bulan .................... tahun .................. ketentraman rumah tangga Penggugat dengan Tergugat mulai goyah, yaitu antara Penggugat dengan Tergugat sering terjadi perselisihan dan pertengkaran yang penyebabnya antara lain Lihat contoh alasan dibawah pilih salah satu 5. Bahwa Perselisihan dan pertengkaran itu berkelanjutan terus-menerus sehingga akhirnya sejak tanggal ……… bulan …………. Tahun ………….. hingga sekarang selama kurang lebih ……….. tahun ……… bulan, Penggugat dan Tergugat telah berpisah tempat tinggal/berpisah ranjang karena Penggugat/Tergugat* telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama, yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini Penggugat bertempat tinggal di …………………………………. dan Tergugat bertempat tinggal di ………………………………….. dan selama itu sudah tidak ada hubungan lagi; 6. Bahwa adanya perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus tersebut mengakibatkan rumah tangga Penggugat dan Tergugat tidak ada kebahagiaan lahir dan batin dan tidak ada harapan untuk kembali membina rumah tangga; 7. Bahwa pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan Penggugat dan Tergugat namun tidak berhasil. 8. Bahwa atas dasar uraian diatas gugatan Penggugat telah memenuhi alasan perceraian sebagaimana diatur dalam Undang- Undang tahun 1974 Jo. Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 pasal 19 Jo. Kompilasi Hukum Islam pasal 116 9. Bahwa Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini. Berdasarkan alasan/dalil-dalil diatas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama Kelas IB Depok segera memeriksa dan mengadili perkara ini, selanjutnya menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut PRIMAIR PRIMAIR 1. Mengabulkan gugatan Penggugat; 2. Menceraikan perkawinan Penggugat ……………………………. dengan ……………………………………………; 3. Membebankan biaya perkara menurut Hukum; SUBSIDAIR Atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya; Demikian atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat menyampaikan terima kasih. Wassalamu'alaikum wr. wb. Hormat Penggugat, …………………………………………. Tergugat Jika anak dimintakan hak asuh maka tambahkan ini pada angka 8 selanjutnya mengikuti nomor kelanjutannya 9. Bahwa anak-anak Penggugat dan Tergugat selama ini tinggal bersama Penggugat/Tergugat*, karena itu untuk kepentingan anak-anak itu sendiri dan rasa kasih sayang Penggugat terhadap mereka, maka Penggugat mohon agar anak-anak tersebut ditetapkan dalam pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat. Contoh contoh alasan pilih salah satu yang mudah untuk di buktikan Tergugat tidak dapat memberi nafkah secara layak kepada Penggugat karena Tergugat tidak mau / malas / jarang bekerja dan bekerja hanya untuk dirinya sendiri tanpa memperhatikan Penggugat dan rumah tangga bersama dan ia tidak mempunyai penghasilan tetap dan hanya dapat memberikan penghasilan setiap harinya / minggunya / bulannya sebesar Rp. .... ,- sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga bersama karena bagi Penggugat minimal kebutuhan setiap hari / minggu / bulan sebesar Rp. ..... ,- ; Tergugat tidak pernah memberi nafkah wajib kepada Penggugat karena Tergugat tidak mau bekerja sehingga ia sama sekali tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga bersama dan untuk memenuhinya terpaksa Penggugat bekerja sendiri dan juga masih ditanggung sepenuhnya oleh orangtua Penggugat; Tergugat bermain cinta dengan perempuan lain bernama ..., yakni ia telah hidup kumpul serumah dengan perempuan tersebut di .. / antara ia dengan perempuan tersebut saling berkirim surat cinta / antara ia dengan perempuan tersebut saling berjalan bersama; Tergugat sering meninggalkan rumah kediaman bersama tanpa tujuan dan/atau tanpa alasan yang sah dan pulangnya sering larut malam bahkan sampai pagi atau .... hari, ternyata ia pulang kerumah orangtuanya karena tidak betah tinggal di rumah kediaman bersama / ia bermain judi kartu dengan teman-temannya / apabila ditanya darimana saja ia selama itu, ia hanya menjawab dari main ke rumah teman / bahwa itu bukan urusan Penggugat; Tergugat tidak betah tinggal di rumah orangtua Penggugat dengan alasan jauh dari tempat kerjanya / tanpa alasan yang jelas dan sah sedangkan Penggugat juga tidak betah tinggal di rumah orangtua Tergugat karena Penggugat harus merawat dan mengurus orangtua Penggugat dan pula rumah Tergugat sepi dari segala hal yang menyangkut kebutuhan rumah tangganya; Tergugat sering minum-minuman keras bahkan sampai sering mabuk dan hal tersebut jelas terlihat sewaktu ia pulang entah darimana, dimana jalannya sempoyongan dan dari mulutnya menyengat bau alkhohol; Tergugat sering cemburu buta, yakni ia menuduh Penggugat ada hubungan dengan laki-laki lain tanpa bukti dan/atau alasan yang sah; Tergugat sering berhutang kepada orang lain tanpa bermusyawarah dan/atau tanpa sepengetahuan Penggugat, yang penggunaan uangnya tidak untuk kepentingan rumah tangga bersama dan bahkan Penggugatlah yang kemudian membayar hutang-hutang Tergugat tersebut karena Tergugat menyuruh orang-orang yang memberi hutang kepada Tergugat itu untuk menagihnya kepada Penggugat; Tergugat sama sekali tidak mau memperhatikan Penggugat beserta anaknya, yakni ia lebih mementingkan diri sendiri daripada kepentingan Penggugat dan anaknya seperti dalam hal membeli pakaian, membeli alat-alat kecantikan sebagaimana layaknya isteri atau juga membeli perabot rumah tangga yang memang termasuk dalam kebutuhan primer; Tergugat melakukan tindak pidana pembunuhan/pencurian/perampokan/pemerkosaan lebih kurang bulan ...... tahun ..... berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri ......, Tergugat dihukum pernjara selama .... tahun / saat ini dalam proses pihak berwajib, sehingga Tergugat selama menjalani hukuman, tidak bisa menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami, dan atas tindakan Tergugat tersebut menimbulkan aib pada keluarga yang akan berdampak psikologis kepada Penggugat atau anak penggugat. Selama Tergugat menjalani hukuman Penggugat bekerja keras sendiri memenuhi kebutuhan rumah tangganya sehingga Penggugat merasa keberatan dan tertekan atas keadaan tersebut; Tergugat pada bulan....... tahun ....... melakukan penganiayaan yang berat kepada Penggugat, yakni menempeleng Penggugat sampai pingsan/memar, melakukan penganiayaan dengan senjata tajam, memukul Penggugat dengan benda-benda keras sehingga Penggugat mengalami cidera berat dan harus dirawat dirumah sakit hingga beberapa hari. Karena kejadian tersebut, Penggugat merasakan trauma yang hebat, dan selalu ketakutan apabila bertemu dengan Tergugat, oleh karena keselamatan jiwa Peggugat yang terancam, maka Penggugat tidak sanggup lagi melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat, dengan demikian perlakuan Tergugat tersebut telah melanggar janji ta'lik talak yang diucapkan sesudah akad nikah, untuk itu Penggugat merasa keberatan tidak rela dan bersedia membayar iwadl pengganti; Tergugat sejak bulan ...... tahun ..... mengalami kecelakaan/menderita lumpuh akibat strok/impoten lemah syahwat yang sampai sekarang berlangsung ....tahun .....bulan, meskipun Tergugat telah berobat baik secara medis maupun non medis Tergugat belum menunjukkan tanda-tanda kesembuhan, sehingga selama itu Tergugat tidak mampu menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami/ tidak dapat member nafkah lahir maupun bathin kepada Penggugat sehingga Penggugat mengalami penderitaan yang cukup berat oleh karena itu Peggugat tidak sanggup melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat FORMAT SURAT GUGATAN CERAI DAN PERMOHONAN PRODEO Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama ..................... Di tempat Assalamualaikum wr. wb. Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama ..................................................binti/bin.......................................................... Umur ................... tahun Agama Islam Pendidikan ..................................... Pekerjaan ..................................... Tempat tinggal ............................................................................RT/RW.......................................... Desa/Kelurahan..........................................Kecamatan................................... Kabupaten................................................; selanjutnya disebut Penggugat, mengajukan gugatan cerai terhadap suami penggugat, Nama ..............................................binti/bin............................................... Umur .......................................... tahun Agama Islam Pendidikan ................................................ Pekerjaan ................................................ Tempat tinggal ............................................................................RT/RW.......................................... Desa/Kelurahan..........................................Kecamatan................................... Kabupaten................................................; Selanjutnya disebut Tergugat. TENTANG PERMASALAHANNYA 1. Bahwa Penggugat telah melangsungkan pernikahan dengan Tergugat pada tanggal ………………………… di hadapan pejabat PPN KUA Kecamatan ……………..…………… dengan Kutipan Akta Nikah/Duplikat* No. ………………………. tanggal …………………………. 2. Bahwa setelah menikah Penggugat dan Tergugat hidup rukun sebagaimana layaknya suami isteri dengan baik, telah/belum* berhubungan badan dan keduanya bertempat tinggal bersama semula di ………………………………………….. dan terakhir di ……………………………….. selama ………………………….. bulan/tahun. 3. Bahwa dari pernikahan tersebut telah dikaruniai anak …………………. orang yang masing-masing bernama a ………………………………....………, lahir tanggal ………………………….……. b …………………………………..…….., lahir tanggal ………………….……………. c ……………………………………….…., lahir tanggal ……………….………………. 4. Bahwa kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat mulai goyah dan terjadi perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus yang sulit diatasi sejak tanggal …………….. bulan ……………. Tahun …….…. sampai dengan ……………….…………… 5. Bahwa perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dan Tergugat semakin tajam dan memuncak terjadi pada tanggal ………….. bulan …………. tahun …………… 6. Bahwa sebab-sebab terjadinya perselisihan dan pertengkaran tersebut karena Lihat alasan alasan pilih salah satu 7. Bahwa akibat dari perselisihan dan pertengkaran tersebut, akhirnya sejak tanggal ……… bulan…………. tahun………….. hingga sekarang selama kurang lebih ………..tahun ……… bulan, Penggugat dan Tergugat telah berpisah tempat tinggal/berpisah ranjang karena Penggugat/Tergugat* telah pergi meninggalkan tempat kediaman bersama, yang mana dalam pisah rumah tersebut saat ini Penggugat bertempat tinggal di …………………………………. dan Tergugat bertempat tinggal di ………………………………….. 8. Bahwa sejak berpisah Penggugat dan Tergugat selama …………… tahun …………… Bulan, maka hak dan kewajiban suami istri tidak terlaksana sebagaimana mestinya karena sejak itu Tergugat tidak lagi melaksanakan kewajibannya sebagai suami terhadap Penggugat. 9. Bahwa Penggugat telah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan jalan/cara bermusyawarah atau berbicara dengan Tergugat secara baik-baik tetapi tidak berhasil. 10. Bahwa dengan sebab-sebab tersebut di atas, maka Penggugat merasa rumah tangga antara Penggugat dan Tergugat tidak bisa dipertahankan lagi, karena perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus yang berkepanjangan dan sulit diatasi dan tidak ada harapan untuk hidup rukun lagi, maka Penggugat berkesimpulan lebih baik bercerai dengan Tergugat. 11. Bahwa anak-anak Penggugat dan Tergugat selama ini tinggal bersama Penggugat/Tergugat*, karena itu untuk kepentingan anak-anak itu sendiri dan rasa kasih sayang Penggugat terhadap mereka, maka Penggugat mohon agar anak-anak tersebut ditetapkan dalam pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat. 12. Bahwa pemohon adalah orang yang tidak mampu sesuai dengan Surat Keterangan Tidak Mampu nomor .................. yang dikeluarkan oleh Kelurahan/ Desa ...........................Kecamatan ........................ Kabupaten.............. Propinsi................. Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, Penggugat mohon kepada Majelis hakim untuk menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi sebagai berikut Primer 1. Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya. 2. Mengijinkan Penggugat untuk berperkara secara Cuma-Cuma 3. Menjatuhkan talak satu ba’in sughra Tergugat, ………………….. bin ………………., terhadap Penggugat, …………………. binti ………………. 4. Menetapkan anak-anak Penggugat dan Tergugat yang masing-masing bernama ……………………….. lahir tanggal ……………………….. dan ……………………. lahir tanggal ………………………………. Berada dalam pengasuhan dan pemeliharaan Penggugat. 5. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan pengasuhan dan pemeliharaan anak-anak tersebut kepada Penggugat. 6. Menetapkan biaya perkara dibebankan kepada negara Subsider Dan atau jika pengadilan berpendapat lain, mohon putusan seadil-adilnya ex aequo et bono. Demikian gugatan ini diajukan, selanjutnya Penggugat mengucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Hormat Penggugat, ……………………….. Catatan Diketik ulang tidak boleh dengan . . . *pilih salah satu PETUNJUK PENGISIAN SURAT GUGATAN CERAI DAN PERMOHONAN PRODEO TENTANG DATA PENGGUGAT DAN TERGUGAT 1. Isilah Nama Lengkap anda Penggugat dan suami Tergugat termasuk gelar dan nama orang tua anda sesuai dengan dokumen terakhir. Contoh Ir. Nurlaila Binti H. Hasan Penggugat dan Amir Bin Sutomo Tergugat. Jika nama anda tertulis berbeda di dokumen, maka tuliskan nama tersebut dengan alias. Contoh Ir. Nurlaila Binti H. Hasan alias Ir. Nur Laela Binti H. Hasan 2. Isilah usia anda saat mengajukan gugatan cerai. 3. Isilah agama anda. 4. Isilah pendidikan terakhir anda. 5. Isilah nama pekerjaan anda saat ini. 6. Isilah alamat lengkap tempat tinggal anda sesuai dengan alamat anda tinggal saat ini lengkap dengan nomor rumah, RT, RW, desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten atau kota. 7. Apabila anda tidak mengetahui alamat suami saat ini, maka isilah alamat Suami dengan menggunakan alamat terakhir yang anda ketahui, lalu berikan keterangan bahwa anda tidak mengetahui di mana tempat tinggal suami saat ini alamat tidak diketahui baik di dalam ataupun di luar Indonesia. TENTANG PERMASALAHANNYA 1. Tulislah tanggal terjadinya akad nikah, KUA yang mencatatkan akad nikah, No. Kutipan Akta Nikah dan tanggal dikeluarkan Akta Nikah. 2. Tuliskan alamat tempat tinggal pertama saat menikah dan alamat tempat tinggal selanjutnya saat hidup bersama suami dan terakhir sebutkan berapa lama anda tinggal bersama dengan suami. 3. Apabila dalam pernikahan anda ada anak-anak, sebutkan jumlah anak, nama masing-masing anak dan tanggal lahir mereka sesuai dengan akta atau surat keterangan lahir. 4. Sebutkan awal terjadinya pertengkaran atau ketidakcocokan dengan suami. 5. Sebutkan kapan pertengkaran semakin memuncak. 6. Sebutkan alasan-alasan atau penyebab terjadinya pertengkaran antara anda dan suami. 7. Sebutkan kapan pertengkaran terakhir terjadi sehingga terjadi pisah ranjang atau pisah rumah dan sebutkan alamat tinggal setelah pisah ranjang atau rumah. 8. Sebutkan berapa lama perpisahan antara anda dan suami terjadi. 9. Tuliskan jika ada upaya perdamaian dengan suami. 10. Tuliskan bahwa akibat pertengkaran yang terus menerus tersebut sudah tidak ada lagi harapan untuk hidup rukun sebagai suami istri. 11. Tuliskan bahwa anda menginginkan anak-anak anda berada dalam pengasuhan anda, jika anda menuntutnya. 12. Tuliskan poin ini jika anda menginginkan beperkara secara prodeo Cuma-Cuma ISI TUNTUTAN PUTUSAN/PENETAPAN Lihatlah contoh isi tuntutan primer dan subsider lampiran 1 & 2 Poin no 2 dan 6 dituliskan jika anda menginginkan beperkara secara prodeo Cuma-Cuma. TANDA TANGAN Buatlah Gugatan rangkap 7 lima dan semuanya dibubuhi tanda tangan asli bukan fotokopi. Tuliskan juga nama jelas anda di bawah tanda tangan tersebut. FORMAT SURAT KUASA INSIDENTIL SURAT KUASA INSIDENTIL Yang bertanda tangan di bawah ini Nama …………………………………… diisi nama pihak/ orang yang memberi kuasa Kewarganegaraan Indonesia Pekerjaan ……………………………………. Alamat Jalan ……………………. Nomor ……… RT ……… RW ……… Desa/ Kelurahan …………… Kecamatan ……………. Kabupaten…………… Dengan ini memberi Kuasa Insidentil kepada Nama …………………………………… diisi nama pihak/ orang yang memberi kuasa Kewarganegaraan Indonesia Pekerjaan ……………………………………. Alamat Jalan ……………………. Nomor ……… RT ……… RW ……… Desa/ Kelurahan …………… Kecamatan ……………. Kabupaten…………… Khusus untuk hal-hal sebagai berikut 1. Mendampingi dan atau mewakili serta membela hak dan kepentingan hukum pemberi kuasa selaku Penggugat/ Pemohon di Pengadilan Agama …………...............……. atas perkara …………….........…, perkara mana telah terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Agama ……....………. Tanggal.…bulan…... Tahun..….., dengan Register Perkara Nomor…….. 2. Menerima, membuat dan menandatangani serta mengajukan surat-surat, saksi-saksi, permohonan-permohonan, memberikan keterangan, bantahan-bantahan, mengadakan perdamaian, dan dapat mengambil segala sikap atau tindakan-tindakan yang dianggap penting dan perlu, serta berguna sepanjang menyangkut hak dan kepentingan pemberi kuasa dalam perkara tersebut di atas; 3. Menghadap/ menghadiri persidangan-persidangan di Pengadilan Agama …………, dalam upaya membela dan memperjuangkan hak dan kepentingan hukum pemberi kuasa dalam perkara tersebut di atas; 4. Mengambil dan atau menerima surat-surat/ salinan-salinan/ akta-akta yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama ……….. setelah selesainya pemeriksaan perkara tersebut; Demikian Surat Kuasa Insidentil ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. …………….kota/ kabupaten, …….. 201.. Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Materia Rp ……………………….. ttd ……………………….
Terkadang ada beberapa hal yang membuat penggugat mencabut gugatan cerainya atau menggugurkan gugatan cerai yang sudah diajukan ke pengadilan agama atau pengadilan negeri. Dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut mengenai cara mencabut gugatan Hukum Pencabutan Gugatan CeraiMencabut gugatan berarti sebuah tindakan yang dilakukan untuk menarik kembali sebuah gugatan cerai yang sudah didaftarkan di pencabutan gugatan ada dalam Pasal 271 Reglement op de Burgerlijke Rechtsvordering Rv. Dalam alinea 2 pasal tersebut diatur bahwa penggugat bisa melakukan pencabutan perkara, selama tergugat belum memberikan atau menyampaikan jawaban atas gugatan Peradilan Agama, tidak mengatur mengenai pencabutan gugatan cerai, sehingga Pasal 271 Rv juga berlaku untuk mereka yang melakukan persidangan di pengadilan diketahui juga bahwa pencabutan gugatan cerai sama dengan menggugurkan atau membatalkan gugatan cerai yang sudah didaftarkan ke pengadilan agama atau pengadilan Mencabut Gugatan Cerai1. Cara mencabut gugatan cerai jika belum diperiksa pengadilan Pencabutan gugatan yang belum diperiksa di pengadilan mutlak menjadi hak penggugat dan tidak memerlukan persetujuan tergugat, yang dilakukan dengan caraA. Pencabutan dilakukan dengan surat. Pencabutan ditujukan pada Ketua Pengadilan Agama atau NegeriSurat tersebut berisi penegasan bahwa Anda ingin melakukan pencabutan gugatan cerai. Sehingga pencabutan yang dilakukan secara lisan tidak sah dan harus ditolak. Namun bisa juga dibenarkan dengan dilakukan di depan panitera atau ketua akan dibuat akta pencabutan yang ditandatangani penggugat dan ketua pengadilan yang bertujuan terciptanya kepastian Penyelesaian administrasi yustisial mengenai pencabutan oleh ketua pengadilan. Jika sidang belum disampaikan pada tergugat, maka panitera akan mencoret perkara dari buku jika panggilan sudah disampaikan pada tergugat, maka ketua pengadilan menyelesaikan administrasi yustisial seperti Memerintahkan jurusita untuk memberitahukan pencabutan pada tergugat. Pemberitahuan pencabutan gugatan tersebut bisa disampaikan pada saat hari sidang ditentukan. Memerintahkan panitera melakukan pencoretan perkara dari buku register. c. Jika tergugat menyetujui pencabutan gugatan, maka majelis hakim harus Mengeluarkan putusan yang menyebabkan penyelesaian gugatan perkara menjadi final, yaitu sengketa cerai antara penggugat dan tergugat perintah untuk pencoretan perkara dari register dengan alasan Cara mencabut gugatan cerai jika sudah diperiksa pengadilanKasus seperti ini sangat sering terjadi di Indonesia. Jika gugatan sudah diperiksa pada sidang, maka tata cara untuk mencabut gugatan yang harus dilalui adalahPencabutan dilakukan saat sidangPencabutan ini hanya bisa dilakukan saat pihak tergugat minimal sudah menyampaikan jawabannya. Penggugat harus menyampaikan pencabutannya saat sidang pengadilan di depan banyak gugatan ini harus dihadiri juga oleh tergugat. Sebab, keputusan harus disetujui kedua belah persetujuan tergugatSetelah penggugat menyampaikan pencabutan, Majelis Hakim akan menanyakan pendapat tergugat. Biasanya, tergugat akan diberikan tenggat waktu untuk tergugat menolak, maka hakim harus menaati keputusan tergugat. Kemudian, melanjutkan pemeriksaan sesuai ketentuan. Selain itu, Panitera harus mencatat penolakan tersebut. Jika tergugat menerima, maka gugatan berakhir. Panitera harus mencoret perkara dari register atas alasan Juga Siapa yang Bisa Menjadi Saksi Dalam Perceraian?Hal Yang Pertimbangkan Sebelum Mencabut Gugatan CeraiSebelum Anda memutuskan untuk mencabut gugatan cerai, setidaknya pertimbangkan beberapa hal. Seperti alasan yang menyebabkan Anda memutuskan untuk melakukan cerai. Cara mencabut gugatan cerai berarti Anda mencabut gugatan yang sudah didaftarkan di pengadilan agama atau mencabut gugatan cerai berarti Anda dan tergugat bersepakat untuk melanjutkan pernikahan kembali. Oleh karenanya, sebelum benar-benar memutuskan mencabut gugatan, akan lebih baik perhatikan alasan yang mendasarinya. Pastikan apakah alasan perceraian tersebut masih bisa ditoleransi atau ditemukan solusinya sehingga tidak perlu terjadi diketahui, dalam proses persidangan perceraian, majelis hakim wajib untuk mengupayakan perdamaian. Jika Anda ragu untuk mencabut gugatan cerai atau tidak, Anda bisa memanfaatkan proses mediasi perceraian tersebut untuk mendiskusikan masalah rumah tangga Juga Ketahui Hal Penting Seputar Pembatalan PerkawinanBatas Waktu Pencabutan Gugatan CeraiTidak ada batas waktu kapan Anda boleh mencabut gugatan cerai. Hal yang membedakannya hanyalah syarat saja. Berdasarkan Pasal 271 Rv, Anda dapat mencabut gugatan tanpa persetujuan tergugat apabila belum dilakukan pemeriksaan di pengadilan, sedangkan setelah itu proses pencabutan gugatan harus ada persetujuan Gugatan Cerai Dikatakan Batal?Gugatan cerai bisa dikatakan batal ketika Anda memutuskan untuk mencabut gugatannya dan pihak tergugat juga menyetujui hal tersebut. Kemudian panitera akan menghapus register atau data mengenai gugatan yang cabut di pengadilan agama atau Permohonan Pencabutan Gugatan Cerai PDF dan DocSurat pencabutan gugatan cerai memiliki format khusus yang harus diikuti oleh penggugat. Format tersebut sudah resmi dan digunakan oleh semua Pengadilan Agama di seluruh Indonesia. Berikut ini adalah contohnya, Anda bisa menyesuaikannya sendiri Konsultasikan Permasalahan Cerai Pada JustikaUntuk beberapa orang, cerai adalah solusi untuk permasalahan rumah tangga yang sudah tidak bisa dipertahankan. Namun terkadang dalam proses cerai juga bisa timbul beberapa masalah atau kebingungan yang lainnya. Untuk itu, Justika memiliki solusi untuk masalah atau kebingungan Anda terkait perceraian melalui laman informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.
4 menitBerencana mengajukan gugatan cerai kepada pasangan, tetapi bingung harus mulai dari mana? Yuk, simak contoh surat gugatan cerai dan syarat mengajukannya berikut ini terlebih dahulu! Ada banyak alasan pasangan suami istri memutuskan untuk berpisah, mulai dari masalah nafkah hingga perselingkuhan. Namun, apapun alasannya, pastikan kamu menulis surat gugatan cerai yang benar sebelum memasukkannya ke Pengadilan Agama. Jika bingung bagaimana menulisnya, berikut sejumlah contoh surat gugatan cerai dan syarat mengajukannya sebagai referensi untukmu! Syarat Mengajukan Gugatan Cerai ke Pengadilan Agama Sumber Pendaftaran gugatan cerai harus kamu lakukan ke pengadilan yang wilayah kerjanya mencakup kediaman tergugat. Kediaman ini bukanlah tempat ia tinggal, melainkan alamat yang tertera dalam seluruh identitas dirinya. Lalu, saat mengajukan gugatan cerai kamu harus menyiapkan syarat dokumen yang meliputi fotokopi E-KTP penggugat, surat nikah asli, fotokopi surat nikah, surat keterangan dari kelurahan, fotokopi Kartu Keluarga KK, salinan akte kelahiran anak jika ada anak, dan dokumen terkait harta bersama. Selain dokumen di atas, kamu juga harus menyiapkan surat gugatan cerai. Dokumen ini isinya mencantumkan data diri penggugat, tergugat, serta alasan mengajukan perceraian. Sebagai catatan, surat gugatan cerai berbeda dengan surat talak, ya. Surat talak adalah tuntutan hak ke pengadilan yang hanya bisa diajukan oleh seorang suami untuk bercerai dari istrinya. Sementara, surat gugatan cerai bisa dibuat oleh seorang istri yang ingin berpisah dari suaminya. 7 Contoh Surat Gugatan Cerai yang Benar 1. Contoh Surat Gugatan Cerai dari Istri Sumber 2. Surat Gugatan Cerai Istri ke Suami karena Wanita Lain lokasi, tanggal/bulan/tahun Hal Gugatan Cerai Kepada Yth. Ketua Pengadilan Negeri lokasi Di tempat Dengan hormat, Kami yang bertanda tangan di bawah ini Nama nama lengkap Binti nama ayah Umur ………………………………………………. Agama ………………………………………………. Pendidikan ………………………………………………. Pekerjaan ………………………………………………. Alamat KTP ………………………………………………. Selanjutnya disebut sebagai Penggugat, dengan ini mengajukan gugatan cerai terhadap Nama nama lengkap Bin nama ayah Umur ………………………………………………. Agama ………………………………………………. Pendidikan ………………………………………………. Pekerjaan ………………………………………………. Alamat KTP ………………………………………………. Selanjutnya disebut sebagai Tergugat. Adapun alasan gugatan Penggugat sebagai berikut Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang melangsungkan pernikahan pada tanggal dan tercatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama lokasi sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor nomor dan tanggal buku nikah. Setelah pernikahan Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal di alamat selama jangka waktu dan tidak dikaruniai anak. Pada mulanya rumah tangga Penggugat dan Tergugat dalam keadaan rukun tetapi sejak nama bulan dan tahun ketentraman rumah tangga mulai goyah, sering terjadi pertengkaran akibat Tergugat bermain cinta dengan perempuan lain bernama nama, yakni ia telah hidup kumpul serumah dengan perempuan tersebut di alamat. Adanya perselisihan dan pertengkaran terus menerus mengakibatkan di rumah tangga tidak ada kebahagiaan lahir dan batin serta tidak ada harapan untuk kembali membina rumah tangga. Pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan masalah rumah tangga Penggugat dan Tergugat namun tidak berhasil. Atas dasar uraian di atas gugatan Penggugat telah memenuhi alasan perceraian sesuai dengan UU tahun 1974, Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1975 pasal 19, dan Kompilasi Hukum Islam pasal 116. Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini. Berdasarkan alasan di atas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama segera memeriksa dan mengadili perkara ini dan menjatuhkan putusan yang amarnya sebagai berikut PRIMAIR Mengabulkan gugatan Penggugat. Menceraikan perkawinan Penggugat nama dengan Tergugat nama. Membebankan biaya perkara menurut Hukum. SUBSIDAIR Atau menjatuhkan putusan lain yang seadil-adilnya. Demikian atas terkabulnya gugatan ini, Penggugat menyampaikan terima kasih. Hormat Penggugat, tanda tangan tanpa materai nama lengkap 3. Surat Gugatan Cerai Istri ke Suami karena Nafkah Sumber 4. Contoh Surat Gugatan Cerai Karena Kekerasan Hal Gugatan Cerai Kepada Yth. Ketua Pengadilan Agama lokasi Di tempat Assalamu’alaikum we. Wb. Dengan hormat, saya yang bertanda tangan di bawah ini nama lengkap dan binti, umur angka tahun, agama, pekerjaan, alamat. Selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT. Dengan ini bermaksud untuk mengajukan Gugat Cerai kepada suami saya nama lengkap dan bin, umur angka tahun, agama, pekerjaan, alamat. Selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT. Adapun alasan gugatan Penggugat adalah sebagai berikut ini Pada tanggal pernikahan Penggugat dengan Tergugat melangsungkan pernikahan dan tercatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama lokasi sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor nomor dan tanggal buku nikah. Setelah akad nikah Penggugat dengan Tergugat bertempat tinggal di alamat selama jangka waktu dan telah dikaruniai seorang anak bernama nama anak lahir tanggal tanggal lahir. Pada awalnya, kehidupan rumah tangga Penggugat dan Tergugat berjalan baik serta harmonis layaknya suami istri, tetapi mulai berubah semenjak tahun angka. Tergugat mulai melakukan penganiayaan berat kepada Penggugat, yakni menempeleng Penggugat sampai pingsan/memar, melakukan penganiayaan dengan senjata tajam, memukul Penggugat dengan benda-benda keras, dan lainnya. Akibat kejadian tersebut, Penggugat merasakan trauma hebat dan selalu ketakutan apabila bertemu dengan Tergugat sehingga tidak sanggup lagi melanjutkan rumah tangga dengan Tergugat. Pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan Penggugat dan Tergugat tetapi tidak berhasil. Terkait dengan keberadaan anak, Penggugat mohon agar hak asuhnya jatuh kepada Penggugat demi keselamatannya. Berdasarkan alasan di atas, Penggugat mohon agar Ketua Pengadilan Agama segera memeriksa dan mengadili perkara ini sebaik-baiknya. Hormat Penggugat, tanda tangan tanpa materai nama lengkap 5. Permohonan Cerai Istri yang Menolak Dimadu Sumber 6. Permohonan Cerai karena Suami Tidak Adil dalam Menafkahi SURAT GUGATAN PERCERAIAN Jakarta, 29 September 2020 Kepada Yth, Bapak/Ibu Ketua Pengadilan Agama Jakarta di Tempat Dengan hormat, Saya nama, agama, usia, pekerjaan profesi, beralamat di alamat, selanjutnya akan disebut sebagai PENGGUGAT. Dengan ini hendak mengajukan gugatan perceraian terhadap nama, agama, usia, pekerjaan profesi, beralamat di alamat, yang selanjutnya akan disebut sebagai TERGUGAT. Adapun hal-hal yang mendasari atau menjadi alasan saya mengajukan gugatan perceraian adalah sebagai berikut Pada tanggal 7 April 2018, penggugat dan tergugat telah melangsungkan perkawinan dengan akta perkawinan nomor 123456 tertanggal 15 April 2018. Selama mengarungi bahtera rumah tangga, penggugat dan tergugat telah memiliki satu orang anak bernama nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, nomor akta kelahiran. Enam bulan belakangan ini terungkap bahwa tergugat memiliki seorang selingkuhan yang sedang mengandung anak dari tergugat. Meski tergugat masih menafkahi penggugat dan anaknya, sebagian besar penghasilan ia berikan kepada wanita simpanan tersebut. Demikian surat ini saya sampaikan dengan harapan majelis hakim nantinya dapat mengabulkan permohonan saya ini. Atas perhatian dan waktunya saya ucapkan terimakasih. Hormat saya, Penggugat, tanda tangan dan nama jelas 7. Contoh Surat Gugatan Cerai Terkait Nafkah Sumber *** Itu dia sejumlah contoh surat gugatan cerai istri kepada suami. Temukan artikel menarik lainnya hanya di Berita Indonesia. Jangan lupa, kunjungi dan yang selalu AdaBuatKamu untuk menemukan hunian impian. Ada berbagai penawaran properti menarik seperti kawasan Mutiara Pancoran Mas.
format surat gugatan cerai pengadilan negeri